Cantik wajahnya
menggetarkan hatiku
Alunan suaranya
yang merdu sejukkan gundahku
Hembusan nafasnya
mengharumkan hariku
Yang membuat waktu
seolah berjalan lambat
Oleh kehadirannya
di suasana ini.
Walau dia tak tahu
apa yang aku rasakan
Entah kenapa seolah
jalan takdir mengerti yang ku rasakan
Remukkan segala
kegelisahan
Dalam peliknya
kekalutan saat dia tak ada
Inilah keajaiban
yang aroma cinta hadirkan,
Namun juga sebuah logika
yang aroma cinta tanamkan
Indah dirinya.
Nyawa dari segala
jiwa yang mendambanya
Gelora yang
membakarku ‘tuk milikinya
Seolah menjadi
secercah harapan kecil.
Itu bila ‘Chai’ ada untukku
Hanya untukku
Ditulis
21 Februari 2008



0 komentar:
Posting Komentar
silakan beri komentar, kritik, atau saran.