Sabtu, 28 Mei 2011

MuKau

Di perbatasan akhir ini, aku benar-benar berdiri sendiri.
Kata-kata-M(mu) sungguh menenangkan hati.
Nyata-nyata seperti titel yang K(k)au lekatkan padaku.
Dan aku nervous, tapi aku senang.


Separuh lagi, aku ingin mendobrak.
Namun, lagi-lagi aku berdiri sendiri.
Langitku, temani aku lagi.
Secepatnya saja,
kau bisukan petir-petir dalam mendung itu.

0 komentar:

Posting Komentar

silakan beri komentar, kritik, atau saran.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...