Jumat, 30 September 2011

Lilin Kecil


Aku, lilin kecil di gelap malam.

Terbenam dalam belukar nafas-nafas kasar
Kala hari beranjak tua
Hiduplah aku, untuk terangmu.
Demi seutas hangat dalam cahaya kecilku.
Kau datang, resapi hangat yang ku hadirkan.
Detak jam kian berganti, waktu merangkak tua.
Lampu kerlap-kerlip pun perlahan hadir.

Lilin kecil pun mulai terusir.
Terbenam dalam cahaya lampu.
Seperti aku, yang harus melepaskanmu.
(belajar) melupakanmu
Karena telah ada cahaya lampu.
Lilin kecil kini tak terangi lagi malam-malammu.

Batang, 13 Mei 2009

0 komentar:

Posting Komentar

silakan beri komentar, kritik, atau saran.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...