Kamu itu seperti air putih hangat.
Yang memberiku ketenangan
di penghujung malam dan memberiku kedamaian di pucuk fajar.
Kau memiliki kesederhaan utuh yang membuatku nyaman
bersamamu. Perasaan nyaman yang kemudian menyemai benih-benih rindu, hingga
tumbuh menjadi gelora ingin bertemu yang menggebu.
Kamu itu seperti air putih hangat, yang ketika setiap
mililiternya mengalir dalam tubuhku, aku merasakan kesejukan akan tutur kata
dan gestur sikapmu. Memberiku kehangatan di tengah rasa dingin cemburu dan
panasnya curiga yang tak menentu.
Kau seperti air putih hangat, yang diletakkan dalam gelas
yang bening. Sehingga kala aku memandangmu, kau mampu membiaskan amarahku yang
tak bertuan. Kau membuatku percaya akan kejujuranmu.
Kamu itu seperti air putih hangat.
Menemaniku di penghujung senja.
Menyambutku di pucuk fajar.
Membuatku rindu di teriknya siang.



0 komentar:
Posting Komentar
silakan beri komentar, kritik, atau saran.