Senin, 12 Juni 2017

Atau Juga Selamanya



Ada perasaan sepi saat ini.  Saat di keramaian ini. Rasanya lampu orange itu menyembunyikan orang-orang yang ada di sekitar sini. Meski jarak kita telah dipangkas, namun ku rasa belum bisa ku menjangkaumu. Menit demi menit yang berlalu masih terasa membawaku dalam lirihnya tutur sepi. Ku ingin bertemu.
Sekarang.
Sebentar.
Atau juga selamanya.

Rasanya ingin sekali aku menempuh jarak di malam ini. Seberapapun dinginnya itu. Seberapapun berdebunya itu. Rasanya aku jenuh akan sepinya di keramaian ini, seolah-olah aku hanya berfikir sendiri, dan mereka yang berlalu lalang mengganggapku.. aneh.
Namun, aku takut akan sesuatu. Aku takut kau jenuh jika terlalu lama dan terlebih awal aku hadir di sisimu.
Aku takut kehilangan perasaanmu kepadaku, terlebih jika aku berfikir terlalu lama untuk menghampirimu.
Ku ingin bertemu..
Sekarang,
Sebentar
Atau juga selamanya.

Kaulah yang menanamkan perasaan ingin bertemu ini. Perasaan yang muncul tiap kali aku mengawali hari. Perasaan yang menemaniku ketika aku hendak merambah mimpiku di malam hari.
Aku mencintai perasaan ini.
Ku ingin bertemu..
Sekarang.
Sebentar,
Atau juga selamanya.

Kaulah yang memberiku harapan untuk bertahan di tengah teriknya mentari. Yang memberikanku senyap untuk berkeluh. Yang memberiku senyuman di penantian hujan. Yang memberikanku cerita.
Cerita tentang bagaimana setiap detik aku menantimu.
Ku ingin bertemu.
Sekarang,
Sebentar,
Atau juga selamanya.

Aku menantimu di tepi pantai ini. Pantai dimana kita pernah menepikan sejenak kejenuhan penantian kita. Pantai yang mentarinya tak terlalu terik, dan hembusan anginnya...
Menjawab perasaanku kepadamu.
Ku ingin bertemu...
Sekarang,
Sebentar.
Atau juga,

kita selamanya.....

0 komentar:

Posting Komentar

silakan beri komentar, kritik, atau saran.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...