Tercipta di alur waktu,
perlahan, menyatu dalam rasa
serentak jiwaku mengharapkan dirimu diriku
dalam satu wajah yang sama
dalam satu tanah yang sama,
sebuah rumah bersih dan suci
walau aku harus berdebu,
bertahan dalam kesalahan,
berjalan di jalanan sarat kerikil tajam,
bertanah becek,
semua untuk kau dan aku
agar bahagia,
dalam satu himpunan yang diminta oleh-Nya.



0 komentar:
Posting Komentar
silakan beri komentar, kritik, atau saran.