Rabu, 02 Mei 2012

Roman Bisu di Kampus Biologi

Tiap kali aku melihatmu di sisi gedung sana
Dengan jaket biru muda dan rambutmu yang terurai,
Selalu aku terpana akan wajah yang tak pernah ingin aku acuhkan
Ialah itu paras manismu…
Tiap kau selalu ada di sisi gedung itu,
Bersandar pada kokohnya dinding yang menghapuskan sejenak keluhmu,
Aku kembali teringat,
Tentang cinta yang selalu kau ceritakan di dunia itu
Dan tentang kerumitan yang coba kau sulamkan sendiri dalam mimpimu.

Aku melihatmu tersenyum kepadaku,
Seolah kau sadar,
Dahulu, ada perkenalan di antara kita,
Hampir setahun berlalu.
Perkenalan yang menjadi sia-sia,
Karena kita terpisah oleh gedung yang berbeda.
Kehadiranmu adalah bahasa indah yang tercipta dalam sebuah emosi berparaskan cinta.
……………………..
Matamu yang tajam dan elok menusuk pandangku,
Merasukkan kekaguman ke dalam buaian hati,
Menjadi derap-derap warna-warni,
Yang dalam malamku, kala aku menggambar,
Terbersit keinginan memiliki sang pemilik mata itu,
……………………..
Bibir yang manis bersemai senyum,
Di kebisuanku kala ada dirimu
Menjadi lukisan imajinasi yang menggambarkan ulangan pertemuan kita berdua
Rambut indah sebahu yang terurai lurus,
Menjadi butiran imajinasi yang mengingatkan aku,
Bahwa kaulah yang dulu aku dambakan..
Kaulah yang dulu  aku inginkan…

Dan gedung ini masih membedakan kita.
Sekedar aku hanya bisa menatapmu dari lantai 2,
Dari lantai 1, bahkan juga lantai 3.
Namun, belum ada persapaan di antara kita.
Walau kita berdua telah mengenal nama.
Masih saja roman bisu ini terulang tiap kali kita bertemu.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

so sweettt

Posting Komentar

silakan beri komentar, kritik, atau saran.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...