Rintik hujan di malam hari, seperti kala ku bayangkan dirimu
dalam penantian kala kau marah
menutup percakapan,
serta kehangatan antara kita.
Kau, kini, terdampar dimana?
padahal baru saja aku membayangkan,
memilikimu.
mendekapmu.
Di keheningan ini.
kilauan air mata yang coba kau sembunyikan di balik kacamatamu.
seolah-olah, kini menjadi hujan yang manghalangi langkahku.
Aku tak ingin kamu menangis lagi.
terlebih lagi karenaku.
karena aku, sayang kepadamu.
...........
rerintikan hujan di malam sunyi,
menyembunyikan mirisnya lirih tangis karena kau tak di sini.
seperti biasa, kala malam itu kita bersama.
seperti seharusnya, kala siang itu kita bersua.
............
aku sayang kepadamu.
seperti kalau kau dekat,
seperti pun kala kau jauh.
seperti pun, ku dengar lagi suaramu di telfonku malam ini.
26 Agustus.
.........
ku rindukan dirimu.
kebo.
Entri Populer
-
Ketika aku berbicara tentang hujan. Itu bukan berarti benar-benar aku menyukai tentang hujan. Bukan menyukai tentang bagaimana setiap...
-
I. Mukadimah Sepak bola merupakan salah satu olahraga terpopuler di jagat raya ini. Kepopuleran yang mampu membius impian anak-anak untuk ...
-
Aku merasa lelah berjalan di tepian ini, Tak terasa jarak yang ku tempuh. Seberapa jauhkah? Ku terhalang pesona, Malam-malam penu...
-
Aku ingin menjadi sebuah nafas , yang selalu kau butuhkan dalam hidupmu, Aku ingin menjadi nyanyian , yang selalu kau rindukan kedamaiannya,...
-
Prolog : “ku coba memahami tempatku berlabuh, Terdampar di keruhnya satu sisi dunia.. Hadir di muka bumi, Tak tersaji indah, Ku ingin rasaka...



0 komentar:
Posting Komentar
silakan beri komentar, kritik, atau saran.