Sabtu, 04 Agustus 2012

Tersia-sia

Merajut bintang di persimpangan sepi
Menanti apa yang jatuh
Seolah sendiri tergugah hati
Untuk menyapa gerangan berdiri
Hanya mata tajam mengawasi
Bahasa – bahasa bergelisah
Apakah sedang susah?
Ataukah menunggu seseorang?
                       
Kau memanggil sayang
Namun kau terbuang

kau merajut cinta
namun kau tersia – sia
kau meraih hasrat
namun kau terjerat

sampai nyata kau berdiri
dalam sepi, tersiksa perih, dalam sunyi
membuang jalan berlalu
menunggu asa dalam hampirmu
                                                                                                         
Ditulis : 29 Februari 2008

0 komentar:

Posting Komentar

silakan beri komentar, kritik, atau saran.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...