Bagian 3 : “Catensi, Video,
dan Blog “
“Suatu hari, aku akan melihat
saat-saat kalian lebih tinggi dari aku, karena ku tahu, bakat yang ada di dalam
diri kalian, lebih tinggi dari saat aku muda dulu..”
Di bagian ketiga ini, aku ingin
bercerita dengan kalian tentang kelas X Animasi. Kelas kumpulan anak-anak luar
biasa. Keakrabanku dengan anak-anak kelas ini dimulai dengan pembelajaran
pertama, masih ingat di kepalaku, saat itu aku kehabisan spidol, dan ketika
menunggu diambilkan spidol pengganti, aku bertanya kepada mereka, “Apakah
Kalian punya blog?”, mereka jawab, “Tidak pak”, “Apakah ada
diantara kalian ada yang punya blog?”. Yang menjawab punya hanya Ade dan
Aska.
Untuk pengajaran di kelas ini,
aku menggunakan cara umum yang diajarkan waktu kuliah, pada awal-awalnya aku
sering menggunakan power point, namun ada dua kelemahan utama yang ada pada
model ini, yang pertama, agak repot, karena di SMK Muhammadiyah 1 ini LCDnya
adalah tipe portable, harus dijinjing dulu,hehehe.. yang kedua, adalah
anak-anak kadang belum terlalu konsentrasi, jadi kayak ada bagian yang hilang,
ditambah lagi mereka susah mencatat, karena bertabrakan antara memahami dengan
mencatat. Lalu aku mengganti dengan model TPS, dengan berbantuan Lembar Kegiatan
Siswa, kelemahannya adalah mereka tidak punya buku paket, jadi tidak ada buku
penunjang, malah bukannya mengerjakan, malah banyak guyonan sama bertanyanya.
Kemudian aku menggunakan model TGT, model ini memang membuat aktif siswa, namun
akibatnya, kelas jadi anarkis dan ribut, haduh. L.
Akhirnya aku kembali ke skema klasik, ialah model ekspositori, hanya
menjelaskan, memberi contoh, memberi soal, mencocokan jawaaban, dan menyuruh
siswa untuk menjelaskan. Anehnya, justru model inilah yang sukses mengatur anak-anak
ini.
Suatu hari, aku bertanya kepada
Aska, apakah X Animasi punya grup? Dan dari pertanyaan itulah, aku masuk atau
lebih tepatnya dimasukkan ke Republik Cah Ten Animasi atau yang biasa disebut CATENSI.
Ketika aku masuk ke grup ini, yang ada dipostingan mereka adalah anak-anak
galau, hehehe.. kebanyakan yang mereka tulis adalah update status galau.
Melalui grup ini, aku perhatikan anak-anak didikku satu persatu. Ada yang suka
buat cerpen, ada yang pinter photoshop, dan banyak yang lainnya.
![]() |
| Ini Lambang Republik Catensi |
Suatu saat ketika aku mengajar,
aku meminta mereka untuk menjawab tiga pertanyaan di sebuah kertas kecil. 1.
Menurut kalian belajar Matematika itu harusnya seperti apa? 2. Lebih suka pakai
LCD atau Papan Tulis? 3. Tuliskan kesan dan pesan kalian untukku. Semuanya menjawab
bermacam-macam, naun untuk yang ketiga ada kesamaan, yang pertama, suaraku
kurang jelas sampai ke belakang, yang kedua, adalah aku kurang tegas kepada
mereka dan yang ketiga, permainannya kurang banyak,hehehe.. bicara tentang
permainan, memang aku lebih suka bermain dengan mereka daripada belajar. Pernah
waktu itu aku mengajak mereka bermain mikir seperti game parampa, game logika
dan banyak lainnya.
Gara-gara ku meminta mereka
menuliskan pesan dan kesan kepadaku, mereka pun meminta balik, halah. Akhirnyaku
juga berjanji kepada mereka, akan menuliskan kesan dan pesan kepada mereka,
dalam bentuk yang lain daripada yang lain. Hampir tiap hari ku ditagih oleh
mereka. Tanpa sepengetahuan mereka, ku mengambil foto-foto di Catensi, juga
memotret kelas mereka. Menuliskan kesan dan pesan dalam bentuk film yang ku
buat melalui movie maker. Hingga tiba saatnya aku menunjukkan kepada mereka.
Kesan mereka, lebih dari perkiraanku. Histeris. Terutama cewek-cewek. Haduh.
Inilah video yang aku buat untuk
mereka.
Dan beberapa hari kemudian,
mereka melalui Aska dan Ridho, membuatkan video untukku.

.jpg)
.jpg)

0 komentar:
Posting Komentar
silakan beri komentar, kritik, atau saran.