Senin, 21 Januari 2013

Cerita di Kampus Indraprasta (Part 3)


Bagian 3 : “Catensi, Video, dan Blog “

Suatu hari, aku akan melihat saat-saat kalian lebih tinggi dari aku, karena ku tahu, bakat yang ada di dalam diri kalian, lebih tinggi dari saat aku muda dulu..”

Di bagian ketiga ini, aku ingin bercerita dengan kalian tentang kelas X Animasi. Kelas kumpulan anak-anak luar biasa. Keakrabanku dengan anak-anak kelas ini dimulai dengan pembelajaran pertama, masih ingat di kepalaku, saat itu aku kehabisan spidol, dan ketika menunggu diambilkan spidol pengganti, aku bertanya kepada mereka, “Apakah Kalian punya blog?”, mereka jawab, “Tidak pak”, Apakah ada diantara kalian ada yang punya blog?”. Yang menjawab punya hanya Ade dan Aska.


Untuk pengajaran di kelas ini, aku menggunakan cara umum yang diajarkan waktu kuliah, pada awal-awalnya aku sering menggunakan power point, namun ada dua kelemahan utama yang ada pada model ini, yang pertama, agak repot, karena di SMK Muhammadiyah 1 ini LCDnya adalah tipe portable, harus dijinjing dulu,hehehe.. yang kedua, adalah anak-anak kadang belum terlalu konsentrasi, jadi kayak ada bagian yang hilang, ditambah lagi mereka susah mencatat, karena bertabrakan antara memahami dengan mencatat. Lalu aku mengganti dengan model TPS, dengan berbantuan Lembar Kegiatan Siswa, kelemahannya adalah mereka tidak punya buku paket, jadi tidak ada buku penunjang, malah bukannya mengerjakan, malah banyak guyonan sama bertanyanya. Kemudian aku menggunakan model TGT, model ini memang membuat aktif siswa, namun akibatnya, kelas jadi anarkis dan ribut, haduh. L. Akhirnya aku kembali ke skema klasik, ialah model ekspositori, hanya menjelaskan, memberi contoh, memberi soal, mencocokan jawaaban, dan menyuruh siswa untuk menjelaskan. Anehnya, justru model inilah yang sukses mengatur anak-anak ini.

Suatu hari, aku bertanya kepada Aska, apakah X Animasi punya grup? Dan dari pertanyaan itulah, aku masuk atau lebih tepatnya dimasukkan ke Republik Cah Ten Animasi atau yang biasa disebut CATENSI. Ketika aku masuk ke grup ini, yang ada dipostingan mereka adalah anak-anak galau, hehehe.. kebanyakan yang mereka tulis adalah update status galau. Melalui grup ini, aku perhatikan anak-anak didikku satu persatu. Ada yang suka buat cerpen, ada yang pinter photoshop, dan banyak yang lainnya.

Ini Lambang Republik Catensi
Suatu saat ketika aku mengajar, aku meminta mereka untuk menjawab tiga pertanyaan di sebuah kertas kecil. 1. Menurut kalian belajar Matematika itu harusnya seperti apa? 2. Lebih suka pakai LCD atau Papan Tulis? 3. Tuliskan kesan dan pesan kalian untukku. Semuanya menjawab bermacam-macam, naun untuk yang ketiga ada kesamaan, yang pertama, suaraku kurang jelas sampai ke belakang, yang kedua, adalah aku kurang tegas kepada mereka dan yang ketiga, permainannya kurang banyak,hehehe.. bicara tentang permainan, memang aku lebih suka bermain dengan mereka daripada belajar. Pernah waktu itu aku mengajak mereka bermain mikir seperti game parampa, game logika dan banyak lainnya.

Gara-gara ku meminta mereka menuliskan pesan dan kesan kepadaku, mereka pun meminta balik, halah. Akhirnyaku juga berjanji kepada mereka, akan menuliskan kesan dan pesan kepada mereka, dalam bentuk yang lain daripada yang lain. Hampir tiap hari ku ditagih oleh mereka. Tanpa sepengetahuan mereka, ku mengambil foto-foto di Catensi, juga memotret kelas mereka. Menuliskan kesan dan pesan dalam bentuk film yang ku buat melalui movie maker. Hingga tiba saatnya aku menunjukkan kepada mereka. Kesan mereka, lebih dari perkiraanku. Histeris. Terutama cewek-cewek. Haduh.

Inilah video yang aku buat untuk mereka.



Dan beberapa hari kemudian, mereka melalui Aska dan Ridho, membuatkan video untukku.

0 komentar:

Posting Komentar

silakan beri komentar, kritik, atau saran.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...