
Aku, lilin kecil di gelap malam.
Terbenam dalam belukar nafas-nafas kasar
Kala hari beranjak tua
Hiduplah aku, untuk terangmu.
Demi seutas hangat dalam cahaya kecilku.
Kau datang, resapi hangat yang ku hadirkan.
Detak jam kian berganti, waktu merangkak tua.
Lampu kerlap-kerlip pun perlahan hadir.



