Senin, 10 Oktober 2016
Minggu, 09 Oktober 2016
Cerita Di Hari Minggu
dan hari ini kita sedang saling diam. dengan sejuta ego dan gengsi untuk menyapa satu sama lain.
untuk sekedar sms atau bahkan cuma miscall dengan privat number,
sama sekali tak kita lakukan.
apa kamu tak tahu?
Sabtu, 08 Oktober 2016
Tak Seasyik Dulu
Tapi aku melihatmu seperti bukan orang yang ku kenal.
Aku merasa ada seseorang di antara kau dan aku.
Seseorang yang menjadikanmu berbeda dari yang aku kenal.
Atau kau melihat seseorang itu sebagai motivasi agar aku bisa sealim dia.
Sendiri Dulu
Kamis, 22 September 2016
Mahendra Jefri - Terjal (2016)
Kenapa “Terjal” ???
Banyak hal yang menjadi inspirasi untuk memberi judul di album ini. Single pertama dalam album ini berjudul “Terjal”, lalu kemudian dalam proses pembuatannya juga menemui banyak hambatan, seperti laptop yang rusak, sound yang terganggu, sampai padatnya kegiatan yang menjadikan album ini baru selesai dalam waktu hampir 4 bulan.
Rabu, 08 Juni 2016
Tipu
Tidak lebih dari sekadar bayangan.
Hal yang ku lihat dahulu adalah suci.
Tak lebih dari biasan dari kesuraman nyata.
Dan aku berdiri di antaranya.
Di antara debu~debu yang sengaja disembunyikan oleh pemiliknya.
Di antara kemenangan yang tak ada kebanggaan di belakangnya.
Tdakkah Kau melihat mereka mulai ragu padamu?
Tak Kau lihatkah mereka mengambil kebenaran darimu?
Kau yang tahu segalanya.
Kau yang tahu arti dari kebusukan yang ku saksikan.
Kau yang tahu gejolak hasrat yang bertutupkan ayat.
Kau yang tahu....
Ketika Kau Telah Pergi
Sekarang, ketika engkau telah benar-benar pergi.
Mungkin hanya sederet kenangan saat bersamamu dululah yang bisa menjadi pembendung air mataku.
Kau tahu?
Dalam malam-malamku saat kau mendekati waktumu, ku beranjak agak jauh darimu.
Bukan karena aku tak sayang kepadamu...
Namun terlebih karena aku takut. Takut akan perasaan sayangku menjadikanku lemah.
Aku tak ingin menjadi lemah saat kau lihat nanti.
Aku tak ingin kau menjadi iba, seperti ketika aku masih kecil dulu.
Walau begitu, sebesar apapun kekuatanku nanti. Sedewasa apapun diriku nanti. Aku tetap cucu kecilmu.
Kau tahu? Saat ini aku merindukan masa-masa kita dahulu.
Masa saat aku belum punya kamar dan tidur bersamamu.
Masa dimana kau selalu memberiku uang untuk jajan.
Masa dimana kau membelikanku cemilan walau kadang ku tak lapar.
Masa dimana kau memintaku mengantarmu.
Masa dimana kau membujukku ketika aku merajuk.
Aku memang tak bisa menjadi cucu yang baik untukmu.
Namun di kesendirianku,
Aku masih cucu kecilmu.
Aku mungkin tak meneteskan air mataku,
Saat kau sakit, saat kau tak ada,
Bahkan saat tanah itu menutupi seluruh ragamu.
Namun, semua itu adalah kebohongan jika aku tak sedih.
Dulu kau tak kan lihat apa yang tak pernah kau lihat.
Sekarang, di alam sana, ku harap kau mengerti betapa rapuhnya perasaanku saat ini.
Perasaan menyesal karena ku membuang kebaikan yang harusnya ku berikan kepadamu.
Perasaan kesal karena aku tak bisa jadi orang yang baik untukmu...
Perasaan kehilangan.
Sekarang kau telah pergi.
Entri Populer
-
Ketika aku berbicara tentang hujan. Itu bukan berarti benar-benar aku menyukai tentang hujan. Bukan menyukai tentang bagaimana setiap...
-
I. Mukadimah Sepak bola merupakan salah satu olahraga terpopuler di jagat raya ini. Kepopuleran yang mampu membius impian anak-anak untuk ...
-
Aku merasa lelah berjalan di tepian ini, Tak terasa jarak yang ku tempuh. Seberapa jauhkah? Ku terhalang pesona, Malam-malam penu...
-
Aku ingin menjadi sebuah nafas , yang selalu kau butuhkan dalam hidupmu, Aku ingin menjadi nyanyian , yang selalu kau rindukan kedamaiannya,...
-
Prolog : “ku coba memahami tempatku berlabuh, Terdampar di keruhnya satu sisi dunia.. Hadir di muka bumi, Tak tersaji indah, Ku ingin rasaka...




