Huufttt.. Akhirnya kembali lagi menulis setelah sekian lama vakum,hehehe... Kesibukanku sekarang adalah bekerja dan juga berkarya :D. Di tengah kejenuhan pekerjaan yang menumpuk, di tengah suara sana sini, keinginan yang belum tercapai, di tengah segalanya yang menjengkelkan, akhirnya aku berhasil merampungkan (sebagian kecil) dari impianku. Yaitu : MEMBUAT ALBUM.
Dari keinginan mengikuti audisi pencari bakat-yang sampai sekarang belum juga kesampaian :P - aku selalu bermimpi menjadi seorang penyanyi, merasakan bagaimana sensasinya berdiri di atas panggung, sembari disaksikan oleh segerombolan penonton.
namun aku tahu, kalau suaraku hanya sedikit lebih bagus dari suara ariel Noah, jeleknya banyak,hehehe.. Kalau ariel bisa membuat kata-kata indah, aku juga bisa, kalau ariel bisa membuat nada-nada yang menarik telinga, aku pun bisa, kalau ariel bisa menyanyikannya dalam nada yang baik dan benar... Lha itu, aku belum bisa :D
Dari situlah aku tahu, bakatku menyanyi ternyata terpendam terlalu dalaaaaaam, sampai aku lelah menggalinya. Pernah aku membuat sebuah lagu, namun ternyata tak semudah bayanganku, lagu butuh sebuah rasa, sebuah iringan yang dimulai dari dasar, sedangkan aku hanya mengarang sendiri, menyusunnya dalam kunci-kunci gitar yang asal, dan yang paling parah hari ini bisa, besok lupa nadanya,hehehe...
Sumpek aku mengarang lagu tak selesai-selesai, akhirnya aku memutuskan untuk membanting sedikit stir, kenapa? Karena tak terlalu jauh larinya, dari lagu aku lari ke Puisi.
Dan kali, cerita yang aku bagikan adalah cerita bagaimana proses aku menggarap album pertamaku ini.
Berawal dari pembelian headset laptop, yang punya fitur output juga input, kemudian dari kebiasaan mendengarkan suara cerita, sebuah file mp3 yang isinya adalah musikalisasi puisi. Terpikir di benakku, kenapa aku tak membuat seperti itu? Dengan puisi-puisi yang aku tulis sendiri. Sempat terpikir untuk menggunakan jasa teman untuk membacakan puisi karanganku, namun kalau dibaca oleh orang lain, apakah dia tahu apakah yang aku tulis? Apakah yang aku rasa? Apakah juga harus membayar royalti? Ohh.. Tidak, yang terakhir bercanda :D