Minggu, 23 Juli 2017

Air Putih Hangat




Kamu itu seperti air putih hangat. 
Yang memberiku ketenangan di penghujung malam dan memberiku kedamaian di pucuk fajar.
Kau memiliki kesederhaan utuh yang membuatku nyaman bersamamu. Perasaan nyaman yang kemudian menyemai benih-benih rindu, hingga tumbuh menjadi gelora ingin bertemu yang menggebu.

Senin, 12 Juni 2017

Atau Juga Selamanya



Ada perasaan sepi saat ini.  Saat di keramaian ini. Rasanya lampu orange itu menyembunyikan orang-orang yang ada di sekitar sini. Meski jarak kita telah dipangkas, namun ku rasa belum bisa ku menjangkaumu. Menit demi menit yang berlalu masih terasa membawaku dalam lirihnya tutur sepi. Ku ingin bertemu.
Sekarang.
Sebentar.
Atau juga selamanya.

Minggu, 04 Juni 2017

Rindu Hujan di Bulan Juni



Ketika aku berbicara tentang hujan. Itu bukan berarti benar-benar aku menyukai tentang hujan. Bukan menyukai tentang bagaimana setiap rintiknya menjadi nada-nada romantis yang membasahi bumi. 

Ketika aku bercerita tentang hujan, tidaklah berarti aku mencintai akibat yang ditimbulkan olehnya. Rasanya sungguh tak mengenakkan jika harus berdiam diri di suatu tempat sembari menunggu hujan itu selesai dengan segala seluk beluknya dengan bumi.

Kamis, 18 Mei 2017

Untuk Membuatmu Kembali Di sini



Kau tahu? Betapa aku rindu akan celotehmu.
Celoteh yang bahkan sering kau ucapkan sendirian.
Betapa aku rindu kepada setiap pemberianmu yang bahkan tak terhitung berjuta kali aku mengecewakanmu,
Betapa sering aku membuangnya tanpa kau tahu.

Kau tahu...
Betapa aku rindu akan nada tinggimu ketika memarahiku?
Ketika aku sering menolak apa yang kau beri dan apa yang kau inginkan.

Kau tahu,
Betapa aku rindu akan masa dimana aku tidur di sampingmu,
Dan kau memelukku erat,
Mengipaskan sebuah kipas, agar tidurku lelap dan tak tergigit nyamuk.

Rabu, 17 Mei 2017

Tuhan, Bolehkah aku....?

Tuhan,
bolehkah aku mengeluh saat ini?
"..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
.........................................................................................................................................."

Kamis, 11 Mei 2017

Kopi, Kau dan Aku



“Dan... entah kenapa aku bisa bertahan sejauh ini, bertahan di antara hujan, di antara jalan berbatu dan juga kelamnya malam.... mungkin itu karena kau begitu romantis untuk didamba...”

Ini adalah sebuah cerita tentang aku, perjalanan, kopi dan tentunya juga KAMU. Iya, kamu. Sekali lagi KAMU. Seseorang yang bisa membuatku bertahan kala dibentangkan oleh jarak. Oleh rasa kerinduan yang mendalam setiap kali aku melihat fotomu di keseharianku. 
Kata orang, rindu itu seperti kopi. Yang terasa pahit, namun membuat kita terjaga ketika meminumnya. Seperti pun aku, yang terjaga dalam kesadaranku, ketika di keseharianku, aku tahu, kau sedang tak ada di sini.

Di sisiku.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...