Minggu, 25 Desember 2011

Dia adalah Dekat

Prolog : Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.…”

Terkadang, kita selalu merasa sombong. Merasa kalau ketika ada masalah, kita tidak pernah bersyukur atas masalah tersebut. Kita tidak pernah merasakan pertolongan Tuhan kalaitu, padahal, bila kita telaah lebih dalam,kita bisa merasakan betapa sayangnya Tuhan kepada kita.

Kamis, 22 Desember 2011

Untuk Kembali (Memorial XII IPA 1-2009)

kala hati ingin mencari kedamaian

seribu penat hadir meracuni aliran darah

menguak nista akan sebuah kenyataan

bukanlah hal yang seharusnya kita tangiskan

kita

Minggu, 18 Desember 2011

Perasaan yang Tenang

 Aku teringat pada masa itu, tak tahu pasti kan ku kejar
Meski pun tanganku menggenggammu,
hari esok terasa lama dan tak dapat ku gapai.
Tenangkan perasaanmu,
Tenangkan perasaanmu,
Sebaiknya kau cari.
Tenangkan perasaanmu,
Tenangkan perasaanmu,
Carilah sampai kau mengerti.

Senin, 12 Desember 2011

Tentang Perasaanku Kepadamu (4yyh)

aku merasa sesak di dada..

Aku tahu dalam keseharianku, ada dirimu di janjiku.
Aku tahu dalam setiap perjalanan waktuku, ada akalku merasuki setiaku.
Dan ku tahu, egoisku menjadi batas yang selayaknya aku rubuhkan.
Kau, bukanlah bidadari.
Kau, bukanlah dewi,
Dan juga bukan

KOtak

Prolog : “saat pertama kau tanyakan kepadaku apa yang akan aku lihat tentang lingkaran yang ada di dalam kotak, aku jawab : ......”

Aku masih mengingat jelas moment saat itu, saat dalam hatiku ada kebencian, ada kejenuhan, ada penyakit dalam hatiku. Namun, di bawah restu-Nya kau tak pernah menyerah memperjuangkan aku, padahal aku sendiri dalam keadaaan malas dan lemah dalam mencapai perjuanganku. Selalu dan selalu,

Kamis, 08 Desember 2011

Kasih Acak


Seperti apa harus ku ucap
Perlahan apa yang punya
Kelembutan guratanmu
Beranjak semakin mencium tanah
Manisnya belaian kasihmu
Ku takut kau pergi
Saat kau memberiku
Saat aku trauma sunyi
Seluruh yang kau bisa
Aku takut sendiri

Selasa, 29 November 2011

Aku Telah Tiada !!

(in memorial : (Alm.) Abu bakar S.Pd)
(Cover: 12 September 2008)

Pergi.
aliran darahku berhenti
Nadiku.
 mengisyaratkan mati.
(Namun) ini belumlah usai
Aku masih mengukir kerja
Kalian hadir di sini,
Sedang daya tak sampai menyapa
Terpaku.
Nadiku tiada lagi berdenyut
Jantungku tak lagi berdetak
Darahku.
 tak lagi mengalir.

Sabtu, 19 November 2011

Brrraaakk!!

Derai ombak masih halus menggapai kakiku. Senja perlahan datang, matahari mulai enggan menyinari bumi, bersembunyi membawa hangat sinarnya. Aku masih merasakan sakit di kepalaku. Ada bekas memar tergambar di keningku. Yah,, pukulan dia memang cukup keras. Aku tak pernah bisa percaya, wajahnya yang memancarkan kasih sayang, berubah buas karena ketidakpercayaan. Seandainya dia lebih tahu, perasaan cinta ini seperti laut, yang tiada habis airnya mesti terpanggang sinar mentari. Dalam lamunku, cakrawala tampak menggambarkan kamu menangis kini,

Kamis, 20 Oktober 2011

Imagi Cinta

Mencintaimu adalah sebuah imajinasi
Dimana aku melihat hal yang tak nyata
Mendengar yang tak bersuara
Berucap tak berbentuk kata.

Aku menghadapi phobia akan imajinasi
Saat aku bertemu,
Dan mengenal awal-awal cinta.

Kamu sebuah inspirasi

Rabu, 19 Oktober 2011

Separuh Nafas

Rumah sakit. Tahun ’90-an...
Ini adalah cerita ibuku yang menunggui aku. Di sepinya dunia saat itu, masa-masa aku tak mengenal siapapun kecuali sesosok wajah lembut ibuku, aku bertarung dengan nafasku. Aku tak melihat apa pun atau pun merasakan apa pun. Penerjemahanku mengenai hidup masihlah kosong. Ya, mungkin karena baru berapa hari aku melihat dunia, dan itu hanya sekelumit dari kotak-kotak yang nantinya akan terbuka. Kata ibuku, nafasku seperti garis-garis diskrit,, patah-patah. Memang itulah yang diharapkan, seluruh orang yang didalam ruangan itu, kata ibuku, berharap garis-garis patah-patah itu tetap ada. Kata ibuku, nafasku terlihat pendek dan berat. Seolah-olah oksigen dalam ruangan itu, terasa terbatas. Padahal, tiga orang lain, ibuku, ayahku, nenekku, tidaklah merasakan itu. Hanyalah aku, berjuang untuk hidup. Tapi aku,

Rabu, 05 Oktober 2011

Maha Cinta

Ketika susah, lebih aku bisa bertahan dalam ketiadaan.
Namun, dalam perih tentangmu.
Aku merasakan sesak di dadaku.
Ku kira, itu (hanya) karena pengap udara kamarku.
Namun, sebanyak apapun oksigen ku hirup,
Sesak itu tiada hilang.
Seolah-olah itu jadi penyakitku kini.
Dalam cinta, ada benci.
Ku yakin, dalam duri-duri benci yang tumbuh itu, adalah bahasa kasar dari perasaan cinta.
Dan, aku pernah merasakannya.

Jumat, 30 September 2011

Lilin Kecil


Aku, lilin kecil di gelap malam.

Terbenam dalam belukar nafas-nafas kasar
Kala hari beranjak tua
Hiduplah aku, untuk terangmu.
Demi seutas hangat dalam cahaya kecilku.
Kau datang, resapi hangat yang ku hadirkan.
Detak jam kian berganti, waktu merangkak tua.
Lampu kerlap-kerlip pun perlahan hadir.

Kamis, 15 September 2011

Cinta Penjelajah Waktu

Dalam dekap biru hamparan laut, beralaskan kedua tangan
Aku terpana akan suasana.
Kenapa waktu begitu cepat berlalu?
Di belaian lembut angina, awan-awan putih berarak-arakan melaju,
Membawakan cerita masa lalu.
Langit cerah, mentari memancarkan sinarnya.
Seperti juga 100 juta tahun yang lalu.

Kepada Sang Dewi

Ruang dan waktuku, penuh akan lukisan wajahmu.
Engkau menelusupkan hangat kerinduan,
akan canda tawa di gerai manis senyummu.
Ku merindukanmu lagi,
Walau alam semesta serentak kejam membatasikilau pertemuan kita.
Aku percaya akan melihat purnama,
Dan batas antara kita sirna.

Kamis, 25 Agustus 2011

Dua Mimpi


Suara kereta..
Membaurkan mimpiku melihatnya.
Dia, sungguh terasa ada,
senyumnya yang indah,
menawarkan sejuta pesona.
Dia, bersama lelaki membahanakan diri.
Membataskan aku memeluknya lagi,
dan ku terjaga,
ketika ia memandangku kecut.
Mengganti haluannya di pemberhentian.
Bau angin sawah..

Senin, 22 Agustus 2011

Teruntuk do'a



Disaat susah,
bisakah kita memberi suatu harapan?
Melawan segala keterbatasan yang ada,
menciptakan keajaiban yang tiada terduga..
Dan waktu yang tersisa, tinggal sedikit lagi.
Sungguh aku ingin melihat senyum manismu,
seperti dulu,
ketika cinta itu ada,

Rabu, 03 Agustus 2011

kenangan KKL 2011

Semarang, 25 Juli 2011.

langit berparas cerah hari ini, ku lihat mentari dengan bangga menampakkan senyumnya. seolah-olah menjadi panorama penyambutan acara kami, KKL matematika angkatan 2009 ke Jakarta dan Bandung. Ini kali pertama aku piknik bareng teman-temanku, hehehe.. walaupun disebut KKL yang artinya adalah Kuliah Kerja Lapangan, faktanya, tak ada yang namanya Kuli dan payah, yang ada hanya senang-senang,hehehe...
kami bertolak dari semarang menuju jakarta pada pukul setengah empat sore, seperti biasa, sebelum keberangkatan, pasti ada yang namanya foto-foto, narsis-narsisan dan sebagainya.. namanya juga masih muda. Setelah sesi foto-foto, dan upacara pemberangkatan oleh Pak Arief, bus pun melaju menuju jakarta. 

Senin, 18 Juli 2011

Akhir Sebuah Perkenalan


Kalau akhirnya nanti seperti ini
Kenapa kita dulu saling mengenal
Serta belajar merangkai kata-kata manis,
Lalu mengirimkannya tiap malam.
Kalau semua akan seperti ini,
Kenapa kau sebut namaku dan,
Aku tulis namamu
Sedang saat bertatap muka

Kamis, 30 Juni 2011

Nobita : "Kali Pertama"


Nobita..
Nobita..
Nobita..

ini adalah cerita tentang seorang Nobita, yang lemah dan sering telat kalo berangkat ke sekolah.
suatu hari, si Nobita bangun kesiangan, dia belum buat pr. perasaan kalut, takut, dan berbagai rasa buruk lainnya menghantui dia. entah di marahin gurulah, ibulah. dan doraemon pun sampai capek sama dia. apa yang dilakukan Nobita? dalam pikirannya, terbesit untuk berhenti sekolah, dia lalu menulis surat permohonan berhenti sekolah.

saat dia menulis, ibunya masuk. dan...

Kenangan Pomrayon Catur 2011

hmm.. sebuah kenangan yang sangat-sangat aku suka.
bertemu teman-teman baru,
dan juga pengalaman baru.
bahwa Bumi Tuhan itu luas. . .
ini adalah foto waktu pomrayon dulu,

meskipun mepet, tapi selalu siap dan semangat!!

Senin, 13 Juni 2011

Perubahan


"tak terasa ruang dan waktu terus berlalu,
umur pun kian bertambah. mendekati 20 sekarang"




Sebenarnya,
tanpa kita cari pun, perubahan pasti ada dan akan selalu ada. Sama seperti kita,
yang dari bayi tumbuh menjadi orang tua seperti ini. Adalah suatu hasil dari perubahan.
Dari pertambahan umur. Umurlah hasil dari perubahan ruang dan waktu, yang mendewasakan kita.

Apakah kedewasaan itu? Tidak harus orang yang tua, tidak harus punya jabatan tinggi, dan tidak harus kaya. Lalu apa? Menurutku, dewasa itu adalah mampu membedakan yang mana yang salah dan yang mana yang benar,

Sabtu, 28 Mei 2011

Bayang-bayang(2)



Sungguh, dalam diriku ku kekang bayang senyummu

Meleburkan dia yang akan jadi sejarah.

Kaulah yang kini aku rindukan.

Dan apakah yang kau rasa kini?
Sungguh, aku takut memangkas jarakku denganmu.

Karena aku tak mengerti apa yang kamu rasa.

Dan ku tahu, ada orang lain yang kamu bayang.

MuKau

Di perbatasan akhir ini, aku benar-benar berdiri sendiri.
Kata-kata-M(mu) sungguh menenangkan hati.
Nyata-nyata seperti titel yang K(k)au lekatkan padaku.
Dan aku nervous, tapi aku senang.

Entri Populer

"Sabar dan Jalanin aja Jef.."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...